Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Inilah Sejarah dan Asal Usul Tol Jagorawi, Pencetus Tol Pertama di Indonesia

Cita Najma Zenitha , Jurnalis-Rabu, 06 Desember 2023 |08:05 WIB
Inilah Sejarah dan Asal Usul Tol Jagorawi, Pencetus Tol Pertama di Indonesia
Ilustrasi asal usul tol Jagorawi(Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Inilah sejarah dan asal usul tol Jagorawi, pencetus tol pertama di Indonesia. Apalagi pembangunan jalan tol Jagorawi memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

Berikut adalah sejarah dan asal usul tol Jagorawi melansir Badan Pengaturan Jalan Tol:

Pembangunan tol Jagorawi dicetuskan pertama kali oleh Raden Sudiro pada tahun 1955. Sebagai Wali Kota Jakarta saat itu, Raden Sudiro ingin untuk mengatasi masalah kemacetan lalu lintas yang semakin parah antara Jakarta dan Bogor. Selain itu, ingin meningkatkan konektivitas antara wilayah.

Pembangunan Jalan Tol Jagorawi dimulai pada tahun 1973 dengan dana APBN melalui pinjaman luar negeri. Total dana yang dihabiskan sekitar Rp 350 juta per kilometer.

Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah Indonesia dan pihak swasta. Jalan tol ini kemudian dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Tol Jagorawi resmi dibuka pada tahun 9 Maret 1978 oleh Soeharto. Jalan tol ini memiliki panjang mencapai 59 kilometer dan menjadi jalan tol pertama di Indonesia.

Awalnya, Jalan Tol Jagorawi hanya memiliki dua lajur dan mencakup ruas Jakarta-Citeureup saja. Seiring dengan pertumbuhan lalu lintas dan kebutuhan mobilitas yang semakin meningkat, jalan tol ini mengalami perluasan dan peningkatan fasilitas.

Pada tahun 2007, Tol Jagorawi diperluas menjadi tiga lajur dari Jakarta hingga Bogor. Sekitar 553 kilometer telah dibangun dan dioperasikan di Indonesia.

Dari total panjang tersebut, PT Jasa Marga mengoperasikan 418 kilometer jalan tol, sementara sisanya sepanjang 135 kilometer dioperasikan oleh perusahaan swasta lainnya.

Dari Februari hingga Desember 2011, ruas tol ini kembali diperluas menjadi empat lajur dari Jakarta hingga Sentul Selatan.

Bagian sisanya, yaitu dari Sentul Selatan hingga Bogor, masih memiliki tiga lajur, sedangkan dari Bogor hingga Ciawi tetap dengan dua lajur.

Itulah sejarah dan asal usul tol Jagorawi, pencetus tol pertama di Indonesia.

(Rina Anggraeni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement