Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Fakta Tetangga Saksikan KDRT Sebelum 4 Anak di Jagakarsa Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Jum'at, 08 Desember 2023 |07:25 WIB
4 Fakta Tetangga Saksikan KDRT Sebelum 4 Anak di Jagakarsa Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kasus 4 anak yang tewas terkunci dalam kamar membuat heboh. Tewasnya anak-anak dalam satu rumah pun jadi pergunjingan tetangga.

Begini fakta yang berhasil dihimpun:

1. Ada Dugaan KDRT

Tetangga 4 anak tewas di Jagakarsa, Titin Rohmah (49) menyebutkan, sejatinya kasus 4 anak tewas di Jagakarsa, Jakarta Selatan itu berawal dari adanya kasus KDRT yang dialami sang ibu, D oleh suaminya, P.

"Awalnya hari Sabtu KDRT, istrinya di KDRT dibawa ke RS, habis itu pulang pak Panca (terduga pelaku) ke sini ngurusin anaknya. Hari Minggu keluar sore anaknya, habis itu sudah nggak ada cerita lagi," ujarnya pada wartawan, Rabu (6/12/2023).

2. Dipanggil Tak Kunjung Menyahut

Menurutnya, dia baru tahu persoalan KDRT itu dialami oleh ibu 4 anak tewas saat adik D hendak mengantarkan D berangkat kerja dari rumah kontrakannya. Adik D, kala itu memanggil-manggil D yang datang menjemputnya, hanya saja tak kunjung keluar.

"Jadi waktu KDRT, pertama datang adeknya mau nganter kerja (istri pelaku) ke kantor, dipanggil nggak keluar, pas ditendang pintu, istrinya lagi digebukin Pak Panca," tuturnya.

3. Pak RT Sampai Turun Tangan

Dia mengungkap, adik D melihat kakaknya itu tengah dipukuli suaminya, P sehingga dia meminta pertolongan. Tak lama, Babinsa dan dan pihak RT datang menolong D hingga akhirnya D pun dilarikan ke rumah sakit.

"Istrinya sudah pada benjol jidatnya, ada tiga atau empat, muntah darah pas ada Babinsa sama Pak RT," jelasnya.

4. Tetangga Tak Tahu Penyebab KDRT

Parahnya, kata dia, si P masih sempat-sempatnya pula ikut mengantarkan sang istri yang telah dipukulinya itu ke rumah sakit. Namun, dia tak tahu secara pasti persoalan apa yang membuat P tega memukuli istrinya, D kala itu.

"Dibawa ke RS sama polisi, sama pelaku juga dibopong. Sebel juga saya, sudah digebukin sama dia, terus dibopong juga, kondisi waktu ditemukan itu di kursi megang perut udah nggak berdaya," katanya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement