Etnis Rohingya di Myanmar menerima perlakuan ekstrem di Myanmar. Mereka tidak diberikan akses terhadap kewarganegaraan dan pencatatan, tidak diperbolehkan mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan kesempatan kerja.
Situasi ini diperparah oleh kudeta militer yang terjadi di Myanmar pada 2021, dimana junta menggulingkan pemerintahan sipil dan mengambil alih kekuasaan. Kekerasan terus berlanjut sejak saat itu.
Iqbal mengatakan bahwa Indonesia akan melakukan semua upaya dalam kemampuannya untuk membantu konflik di Myanmar dapat segera diselesaikan dan demokrasi di negara itu dapat segera dipulihkan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.