JAKARTA - Calon wakil presiden Mahfud MD mengaku heran namanya disebut calon presiden Prabowo Subianto saat disinggung soal penyelesaian kasus Hak Asasi Manusia (HAM) berat dalam debat perdana. Mahfud mengklaim malah baru dirinya lah yang mengurus kasus itu.
"Yang ngerjakan baru saya kan," kata Mahfud, Selasa (12/12/2023)
Mahfud mengatakan, karena dia yang mengerjakan kasus HAM, maka ia dapat penghargaan dari PBB. Pria yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu mengatakan PBB malah memuji Indonesia dalam penyelesaian HAM saat ditanganinya.
"Kan baru saya yang ngerjakan, termasuk mendapat pujian dari PBB kan sesudah saya, PBB resmi lho memuji Indonesia dalam penyelesaian HAM tahap ini," ujarnya.
Lebih lanjut Mahfud mengaku puas dengan debat perdana ini. Mahfud mengatakan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan permasalahan HAM berat. Menurutnya hal itu sangat mudah dibereskan kalau jadi presiden.
"Ya pastilah, pastilah. Itukan gampang kalau jadi presiden. Kalau dak jadi presiden, itu yang susah," ujarnya.
Sebelumnya, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, memberikan jawabannya saat Ganjar Pranowo menyinggung sejumlah kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi di Indonesia. Prabowo mengatakan, persoalan pelanggaran HAM berat itu sebenarnya pernah ditangani Mahfud MD yang saat ini menjadi Cawapres Ganjar.
"Pak Ganjar, tadi justru Anda sebut tahun 2009 kan? jadi sekian tahun yang lalu kan? dan masalah ini ditangani justru oleh wakil presiden anda, jadi apalagi yang mau ditanyakan kepada saya," kata Prabowo.
(Angkasa Yudhistira)