Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TPN: Ganjar Ajukan Pertanyaan Cerdas saat Debat Perdana Capres

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Kamis, 14 Desember 2023 |19:02 WIB
TPN: Ganjar Ajukan Pertanyaan Cerdas saat Debat Perdana Capres
Ganjar Pranowo saat debat capres 2024. (MPI/Arif Julianto)
A
A
A

 

JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mampu menyampaikan pertanyaan cerdas kepada kompetitornya, Prabowo Subianto saat debat perdana yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa, 12 Desember 2023. Pertanyaan Ganjar tersebut berhasil membuat lawannya mati kutu.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Pasangan Nomor Urut 3 Ganjar-Mahfud, Benny Rhamdani saat dikonfirmasi soal langkah Ganjar yang mempertanyakan isu penyelesaian pelanggaran HAM berat kepada Prabowo dalam debat kandidat Pilpres 2024 RI.

"Mengajukan pertanyaan cerdas sekaligus telak kepada Prabowo yang membuat Prabowo mati kutu. Dia (Prabowo-red) tidak menjawab pertanyaan Ganjar, tetapi kecenderungannya dia justru menghindar," kata Benny kepada wartawan, Kamis (14/12/2023).

Dia menyebutkan, wajar Ganjar bertanya tentang penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat kepada Prabowo. Sebab, menurutnya, isu tersebut mewakili perasaan keluarga korban penghilangan paksa.

"Nah, apa yang ditanyakan Ganjar itu pertanyaan serius yang mewakili rasa keadilan dari kawan-kawan aktivis '98 mewakili rasa kehilangan dari para orang tua korban. Apakah Prabowo tidak merasakan bagaimana orang tua merasa kehilangan anaknya, adik merasa kehilangan kakaknya, kakak merasa kehilangan adiknya, anak merasa kehilangan bapaknya," ucap Benny.

"Jadi, pertanyaan Ganjar mewakili suasana batin aktivis mahasiswa, ayah, dan ibu yang lehilangan anak, saudara yang kehilangan keluarga, pertanyaan ini sederhana, hanya minta ditunjukkan di mana makam aktivis yang dibunuh yang hari ini jangankan mayatnya, kuburan saja tidak ditemukan," sambungnya.

Benny sedikit menyindir Prabowo yang terekam memamerkan para aktivis di kubu capres nomor urut dua itu ketika menjawab pertanyaan Ganjar dalam isu penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat.

"Nah, itu sebetulnya blunder. Di satu sisi Prabowo tidak mengakui, seolah dia tidak terlibat dalam peristiwa '98 terkait penculikan aktivis. Tetapi di sisi lain dia memamerkan kawan-kawan aktivis 98 yang kini jadi pendukungnya. Ini ada apa? Ya, tidak sekadar politisasi. Itu seolah Prabowo mengetahui persis dan menjadi bagian. Patut diduga kuat menjadi pengakuan secara tidak langsung Prabowo mengetahui apa yang ditanyakan Ganjar," kata dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement