Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keliru Tembak Sandera, Israel Perintahkan Tentara Ekstra Hati-Hati Bertemu Orang dengan Pakaian Sipil

Susi Susanti , Jurnalis-Minggu, 17 Desember 2023 |14:42 WIB
Keliru Tembak Sandera, Israel Perintahkan Tentara Ekstra Hati-Hati Bertemu Orang dengan Pakaian Sipil
Israel perintahkan tentara ekstra hati-hati bertemu dengan orang berpakaian sipil usai keliru tembak sandera (Foto: Johns Hopkins Magazine)
A
A
A

GAZA Tentara Israel di Gaza kini diperintahkan untuk berhati-hati ekstra ketika bertemu dengan orang-orang yang mengenakan pakaian sipil menyusul pembunuhan yang tidak disengaja terhadap para sandera.

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Jonathan Conricus mengatakan banyak pejuang yang menyerang pasukan IDF di Gaza mengenakan pakaian sipil.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Jumat (15/12/2023) menggambarkan kematian para sandera sebagai tragedi yang tak tertahankan dan mengatakan bahwa Israel akan mengambil pelajaran dari insiden tersebut.

“Bersama seluruh rakyat Israel, saya menundukkan kepala dengan kesedihan yang mendalam dan berduka atas meninggalnya tiga putra tercinta kami yang diculik,” katanya, dikutip CNN.

“Seluruh negara Israel berduka malam ini,” lanjutnya.

“Hati saya tertuju kepada keluarga-keluarga yang menderita saat mereka mengalami kesedihan yang luar biasa. Saya ingin memberikan kekuatan kepada prajurit pemberani kami yang fokus pada misi suci mengembalikan sandera kami, bahkan dengan mengorbankan nyawa mereka sendiri,” paparnya.

Benny Gantz, anggota penting kabinet perang Israel, mengatakan “hatinya hancur” oleh berita penembakan itu dalam sebuah pernyataan di X.

“Rasa sakit yang menyertai kampanye kini semakin besar karena kejadian sulit ini,” katanya.

Seperti dikerahui, tiga sandera Israel yang secara keliru dibunuh oleh tentara Israel di Gaza ditembak mati sambil memegang kain putih.

Pejabat militer Israel mengatakan bahwa kasus tersebut melanggar aturan keterlibatan Israel dan penyelidikan sedang dilakukan di "tingkat tertinggi".

Para sandera – Yotam Haim, 28, Samer Talalka, 22, dan Alon Shamriz, 26 – dibunuh di Shejaiya pada Jumat.

Pasukan Israel menghadapi perlawanan keras di daerah dekat Kota Gaza.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement