Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganjar-Mahfud Berpeluang Lolos ke Putaran Dua Pilpres 2024

Mukmin Azis , Jurnalis-Kamis, 04 Januari 2024 |05:59 WIB
Ganjar-Mahfud Berpeluang Lolos ke Putaran Dua Pilpres 2024
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (Foto: Instagram Ganjar Pranowo)
A
A
A

 

JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD memiliki peluang melaju ke putaran kedua Pilpres 2024. Elektabilitas keduanya masih terbuka untuk terus melejit jelang pencoblosan.

Demikian dikatakan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad.

"Kalau melihat hasil survei Indikator, sebenarnya suara Ganjar belum rebound. Dari November sampai Desember, suara Ganjar-Mahfud relatif stabil di sekitar 24%. Kalau lihat performa debat Ganjar dan Mahfud, idealnya pasangan ini menguat karena mereka cukup baik performanya," kata Saidiman dalam keterangannnya, Rabu (3/1/2024).

Bila melihat hasil survei Indikator Politik Indonesia pada akhir Desember lalua mencatat elektabilitas Ganjar-Mahfud sekitar 24,5 persen, sedikit lebih tinggi dibanding pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar yang berada di angka 21 persen.

Sementara pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tetap mendominasi dengan elektabilitas sebesar 46,7 persen. Adapun survei tersebut dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan batas galat sebesar 2,9 persen.

Ganjar-Mahfud merupakan pasangan yang paling unggul bila berbasis pada rekam jejak. Keduanya semestinya menjadi pasangan yang jauh lebih bisa diterima publik ketimbang Prabowo-Gibran.

"Berbeda dengan 02 yang punya isu seperti jejak pelanggaran HAM dan isu MK (Mahkamah Konstitusi) serta politik dinasti," ujar Saidiman.

Beberapa saran disampaikan Saidiman untuk meningkatkan elektabilitas Ganjar-Mahfud, termasuk memperkuat kampanye untuk membangun citra sebagai calon pemimpin berpengalaman dan bersih. Selain itu, Ganjar-Mahfud diharapkan dapat membentuk persepsi sebagai pasangan yang mampu melanjutkan program-program pemerintahan yang sudah berjalan.

"Tunjukan kapabilitas melanjutkan program kebijakan pemerintah sekarang. Ganjar punya modal sebagai gubernur yang berhasil. Mahfud juga punya modal sebagai pejabat bersih dan berintegritas. Informasi ini harus sampai ke publik," kata Saidiman.

Dalam menjaga daya saing, pasangan ini juga diminta untuk mempertahankan dukungan dari basis pemilih di Jawa Tengah dan Jawa Timur, dua wilayah yang menjadi lumbung suara Joko Widodo (Jokowi) pada pemilihan sebelumnya. Meskipun Jokowi saat ini lebih mendukung Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud diharapkan dapat memperkuat dukungan dari basisnya di kedua provinsi tersebut.

"Peluangnya masih ada. Namun, harus bersaing cukup ketat dengan Anies-Muhaimin. Ganjar-Mahfud perlu memperkuat kembali dukungan dari basisnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jawa Tengah dan Jawa Timur juga sekaligus jadi basis Jokowi selama ini," tuturnya.

Dalam konteks ini, hasil survei internal yang dirilis Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto, menunjukkan peningkatan elektabilitas usai debat kedua Pilpres 2024 yang mempertemukan Mahfud, Gibran dan Cak Imin. Namun, penting untuk diingat bahwa survei internal dapat memiliki kecenderungan bias tertentu yang harus diperhitungkan.

"Tujuh hari yang lalu, Mas Ganjar posisinya di 35%. Lalu, dalam 24 jam terakhir, ada di 37%. Prabowo di tujuh hari yang lalu, ada di 42,6% Lalu, hari ini ada di 41,1%. Mas Anies tujuh hari yang lalu 21,7%," kata Andi saat jumpa pers di Jakarta, pekan lalu.

Survei dilakukan menggunakan metode konvensional, forum group discussion (FGD) 31 kota, dan predictive media analysis.

Dengan menggunakan metode FGD, kata Andi, TPN menjangkau 3.000-4.000 peserta di 31 kota. Metode konvensional mirip seperti yang digunakan oleh lembaga-lembaga survei pada umumnya.

"Media analytic bisa dilakukan real-time. Misalnya, untuk amati traffic dan sentimen selama debat berlangsung, ditarik jutaan titik data di seluruh platform media. Di TPN, ada laporan traffic 24 jam, 7 hari, dan traffic dari 28 November (awal kampanye, red) hingga hari ini," tutur Andi.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement