JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto mengajak capres nomor urut 1 Anies Baswedan untuk diskusi panjang soal pertahanan. Karena menurut Prabowo, Anies tidak mengerti soal pertahanan.
Hal yang dimaksud tidak dimengerti oleh Anies adalah soal barang-barang belanja pertahanan yang selalu membeli barang bekas dari luar negeri.
"Tadi sekali lagi Pak Anies ngomong-ngomong barang bekas, Pak Anies tidak megerti masalah pertahanan. Saya bersedia Pak Anies mengundang Pak Anies, di tempat yang Pak Anies suka kita diskusi saya akan bawa data," ucap Prabowo saat debat capres di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
"Saya akan bawa data yang sebenar-benarnya, jadi barang-barang bekas itu menyesatkan rakyat itu tidak pantas seorang profesor ngomong gitu. Kerena dalam pertahanan hampir 50 persen alat-alat di manapun adalah bekas, tapi usianya muda," tutur Prabowo.
Sebelumnya, saat membahas soal politik luar negeri Prabowo Subianto tak khawatir soal intervensi dari negara lain soal hutang luar negeri. Hal itu, dia sampaikan saat debat capres kedua saat membahas tentang politik luar negeri.
"Mengenai utang luar negeri indonesia sekarang hutang luar negeri kita sebagai rasio tehadap produk domestik termasuk terendah di dunia kita berada di sekitar 40% sementara negara lain jauh di atas kita. Kedua kembali lagi dengan managemen dan pengelolaan yang baik, dan dengan strategi yang tepat terutama dengan hilirisasi keuntungan sebagai bangsa," kata Prabowo di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
"Saya tidak terlalu khawatir negara mau intervensi soal utang, kita sangat dihormati kita tidak pernah default, saya keliling dunia mereka sangat menghormati dengan Indonesia," tambah Prabowo.