"Kalau kemudian kita bicara di partai gimana? Oke, partai ikut dengan kami dan kami butuh kualifikasi ini, silahkan anda cari. Kalau tidak dapet? Saya coret ya, anda cari lagi, begitu," kata Ganjar.
Saat disinggung bila ada petugas partai yang jadi menteri, Ganjar pun menyinggung sistem KPI kabinet agar publik dapat menilai kinerja para menterinya.
"Sebenarnya di depan kita bisa membuat KPI kabinet, kalau KPI kabinet kita buat dan kemudian publik diminta menilai," tuturnya.
Menurutnya, publik dapat memberi penilaian atas kinerja menteri, terlebih sudah ada kemajuan teknologi. Ia merasa, kinerja menteri bisa diviralkan oleh publik guna menilai para menteri.
"Kalau seperti ini KPI mu ini buruk loh?' Terbayangkan gak kalau kontrak kerjanya di awal, suruh pimpinan partainya tanda tangan, selesai," tandas Ganjar.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.