Hasto mengatakan, pihaknya sangat kaget melihat gimik yang dikeluarkan oleh Gibran, hal tersebut merajuk implikasinya pada sentimen negatif. Sementara Mahfud menampilkan sesuatu terbaik saat debat.
"Maka, kami sangat kaget meskipun implikasinya sentimen negatif ke Mas Gibran itu paling tinggi, sementara Prof Mahfud menampilkan apa adanya gagasan tentang redistribusi aset," ujar Hasto.
"Tentang keberanian melawan mafia yang dilindungi aparat untuk sebesarnya kemakmuran rakyat itu menunjukkan ciri-ciri kepemimpinan rakyat yang tegas dari Prof Mahfud," imbuhnya.
(Arief Setyadi )