Ganjar menyebutkan, agar tidak menjadi intimidasi terhadap pendukung pasangan calon tertentu, maka rekaman suara dan video tersebut dapat dibuktikan secara ilmiah.
"Sebenarnya cara-cara seperti ini harus dibuktikan dengan teknologi dan ilmu pengetahuan. Sudahlah itu buktikan dengan digital forensik saja supaya kita tahu," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya Ganjar Pranowo didampingi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid serta Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo dalam kunjungan resmi ke kantor PGI pada Senin (22/1/2024).
Hadir Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom dan sejumlah pendeta dan pengurus Gereja dari berbagai daerah hadir dalam kunjungan Ganjar Pranowo di Kantor PGI tersebut.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.