Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Inilah Isi Ramalan Jayabaya Tentang Pasar Ilang Kumandange

Aufi Shabirah , Jurnalis-Senin, 22 Januari 2024 |13:23 WIB
Inilah Isi Ramalan Jayabaya Tentang Pasar Ilang Kumandange
Isi Ramalan Jayabaya/Tangkapan layar media sosial
A
A
A

JAKARTA – Isi ramalan Jayabaya tentang Pasar Ilang Kumandange, akan dibahas lengkap dalam artikel kali ini.

Dalam kitab Jangka Jayabaya yang banyak mengeluarkan sindiran untuk kehidupan di masa depan seperti saat ini, seorang ahli sejarah Ki Tuwu mengungkapkan Jayabaya bisa memprediksi hilangnya suasana pasar yang biasanya terdengar akan keramaian di pagi hari, seiring berkembangnya zaman kini keramaian itu sudah tidak terdengar lagi.

Isi dari ramalan Jayabaya tentang Pasar Ilang Kumandange, yaitu “Mbesuk yen ana kreta mlaku tanpo jaran, tanah Jawa kalungan wesi, prahu mlaku ing dhuwur awang-awang, kali ilang kedunge pasar ilang kumandange.

Iku tanda yen tekane jaman Joyoboyo wis cedak." Yang memiliki arti “adanya kereta api, perahu berjalan di atas angkasa - artinya terciptanya pesawat terbang.

Sungai hilang kedungnya artinya kehilangan sumber air dan ini sudah terbukti, termasuk pasar hilang kumandangnya, di mana zaman dahulu pasar di pagi hari seperti suara lebah karena suara pedagang dan pembeli bisa terdengar di radius 5 km," tertulis dalam kitab Jangka Jayabaya.

Seperti yang diketahui pasar merupakan pusat dari keramaian yang didominasi kegiatan jual beli, banyaknya penjual dan pembeli yang kerap menjadi ikon keramaian kondisi pasar.

Namun, ramalan Jayabaya yang kini menjadi kenyataan membuktikan bahwa intensitas keramaian pasar semakin menurun hingga tidak terdengar dari radius 5 Km.

 

Wallahu A'lam Bishawab

 

(Fahmi Firdaus )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement