Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 24 Januari: Lahirnya Jenderal Soedirman, Pejuang Kemerdekaan RI

Arief Setyadi , Jurnalis-Rabu, 24 Januari 2024 |04:06 WIB
Peristiwa 24 Januari: Lahirnya Jenderal Soedirman, Pejuang Kemerdekaan RI
Jenderal Soedirman (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Pada 24 Januari setiap tahunnya, berbagai peristiwa bersejarah tercatat baik di dalam maupun di luar negeri. Di antaranya, kelahiran Jenderal Soedirman dan meninggalnya eks Ketua Majelis Ulama Indonesia MUI.

Dalam upaya mengenang serta memperluas wawasan sejarah, Okezone telah merangkum sejumlah peristiwa penting yang terjadi pada 24 Januari dari berbagai sumber, termasuk Wikipedia:

1. Kepergian Ketua MUI M. Ahmad Sahal

 

Dr. (HC). KH. Mohammad Ahmad Sahal Mahfudh, yang memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) dari tahun 2000 hingga 2014, wafat pada 24 Januari 2014 di Pati, Jawa Tengah, pada usia 76 tahun.

Sebelumnya, ia juga dua periode mengepalai Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, yakni dari 1999 hingga 2014.

2. Perjuangan dan Gugurnya Putra Pangeran Antasari

Sultan Muhammad Seman bin almarhum Pangeran Antasari, Sultan Banjar Raja Kerajaan Kastapura pada 1862—1905, gugur dalam pertempuran melawan Belanda.

Dikenal sebagai penerus Kesultanan Banjar yang dihapuskan Belanda, Sultan Muhammad Seman memiliki pengaruh di Muara Teweh, pemerintahan Banjar di hulu sungai Barito.

Berdarah Dayak dari ibunya, Nyai Fatimah, saudara perempuan Tumenggung Surapati, Sultan Muhammad Seman memainkan peran vital dalam sejarah Dayak dalam Perang Barito.

3. Kelahiran Jenderal Soedirman

Lahir pada 24 Januari 1916, Jenderal Besar Raden Soedirman menjadi tokoh utama dalam Revolusi Nasional Indonesia. Panglima besar Tentara Nasional Indonesia pertama ini mendapat penghormatan di Tanah Air.

Terlahir dari keluarga sederhana di Purbalingga, Hindia Belanda, Soedirman diadopsi oleh pamannya setelah pindah ke Cilacap pada tahun 1916.

Kiprahnya sebagai siswa rajin dan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, termasuk program kepanduan Muhammadiyah, menunjukkan kemampuannya dalam memimpin dan berorganisasi selama sekolah menengah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement