PEKANBARU - Banjir melanda rumah warga di daerah Siak Kecil, Kabpaten Bengkalis selama 24 hari dan hingga kini belum surut. Pihak Polsek Siak Kecil bersama warga gotong royong (goro) untuk mengatasi banjir. Selain itu sebanyak 13 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terdampak bakal dipindahkan lokasinya.
Gotong royong dilakukan di Sepanjang Kanal Sungai Linau dengan tujuan untuk normalisasi aliran air yang meluap dan merendam rumah warga yang sudah hampir satu bulan belum surut.
"Warga bersama Polsek Siak Kecil melaksanakan gotong royong dibantu dengan alat berat. Dari pantauan bersama, kini debit air mulai berangsur surut," kata Kapolsek Siak Kecil Ipda Eki WNB, Rabu (24/1/2024).
BACA JUGA:
Dia menjelaskan akibat banjir, ada sejumlah lokasi TPSdari beberapa desa yang terdampak. Kemungkinan besar lokasi TPS akan dipindahkan ke tampat yang aman.
Sungai Linau merupakan akses jalan menuju ke desa terpencil di Desa Muara Dua dan Desa Bandar Jaya. Sehingga Polsek Siak Kecil bersama warga melakukan gotong royong melakukan normalisasi aliran air sungai dan kanal untuk berusaha menurunkan debit air.
Kapolsek menjelaskan, memperbaiki aliran air juga untuk mempermudah akses lalu lintas pergeseran masyarakat juga mempermudah pergeseran logistik Pemilu.

Banjir Terjang Halmahera Selatan, BNPB: 477 Jiwa Terdampak, Satu Meninggal
"Imbas dari banjir saat ini ada 13 TPS yag rencananya akan dipindahkan di TPS alternatif termasuk di Desa Sungai Linau sebanyak 3 TPS, Desa Sungai Nihung sebanyak 2 TPS, Desa Bandar Jaya Sebanyak 4 TPS dan Desa Muara Dua Sebanyak 3 TPS," jelasnya.
Eko menambahkan, akibat banjir saat ini akses menuju ke Desa Muara Dua dan Desa Bandar Jaya terputus dan hanya bisa di lalui dengan menggunakan jalur sungai yakni dengan menggunakan pompong atau speed boat.
Dia berharap agar banjir segera surut, agar kendala kendala TPS bisa teratasi. Jika ke depan hujan tidak ada, kemungkinan kendala yang akan terjadi di posisi TPS yang terendam banjir yang dialami saat ini akan dapat teratasi pencoblosansesuai dengan TPS yang ditentukan.
Kemudian diharapkan akses distribusi logistik Pemilu 2024 dapat dilaksanakan secara normal yaitu melalui jalur darat di Desa Muara Dua dan Desa Bandar Jaya.
Selama proses Pemilu warga juga diminta menjaga Kabtibmas dan berdoa agar banjir segera berakhir. “Bahwa kita terus berdoa agar banjir segera surut dan kita. Untuk Pemilu, walaupun pilihan berbeda, hendaklah kita tetap menjaga silaturahmi dan hubungan sesama warga dan jangan sampai kita temakan dengan berita-berita hoaks," harap Kapolsek
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.