Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Karomah Sunan Kalijaga Bikin Sultan Pajang Tak Berkutik Usai Ingkari Janjinya

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 29 Januari 2024 |08:01 WIB
Karomah Sunan Kalijaga Bikin Sultan Pajang Tak Berkutik Usai Ingkari Janjinya
Sunan Kalijaga/Tangkapan layar media sosial
A
A
A

 

JAKARTA - Sunan Kalijaga dengan karomahnya konon pernah menebak isi hati Sultan Hadiwijaya, akibat tidak juga melaksanakan janjinya. Saat itu Sunan Kalijaga yang mendengar Sultan Hadiwijaya belum juga menyerahkan tanah Mentaok ke Ki Ageng Pemanahan.

Padahal tanah Pati sudah diserahkan oleh Sultan Hadiwijaya ke Ki Panjawi, sebagaimana janjinya ketika sayembara peperangan berhasil dilaksanakan Ki Panjawi dan Ki Ageng Pamanahan. Ki Ageng Pamanahan yang tengah bertapa di Desa Kembang Lampir, kemudian bertemu dengan Sunan Kalijaga.

Sunan Kalijaga bersama Ki Ageng Pamanahan lalu meninggalkan Desa Kembang Lampir menuju ke Pajang. Kedatangan mereka berdua di istana Pajang, benar-benar mengejutkan Sultan Hadiwijaya, dikisahkan dari buku "Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II". Sultan Hadiwijaya pun langsung tergopoh-gopoh, dan mencium kaki Sunan Kalijaga sebagai tanda hormat. Mereka berdua pun dipersilahkan duduk di tempat tamu.

Setelah duduk, Sunan Kalijaga langsung berkata kepada Sultan Hadiwijaya, "Sultan, kenapa kau ingkari janjimu terhadap Ki Pamanahan. Bukankah Sultan telah mengganjar tanah Mataram, serta Pati kepada Ki Pamanahan dan Ki Panjawi. Kini Panjawi sudah menerima tanah Pati, tetapi kenapa Sultan belum juga menyerahkan kepada Ki Pamanahan?"

Sultan Hadiwijaya pun menjawab, "Karena tanah Mentaok masih tandus; penduduknya juga masih sedikit. Tanah itu sendiri masih berupa hutan. Itulah kenapa Mentaok belum saya serahkan. Niat saya, Kakang Pamanahan mau saya beri tempat lain yang sudah banyak penduduknya serta sudah ramai."

Sebenarnya, Sunan Kalijaga sudah bisa menangkap kegalauan hati Sultan Hadiwijaya, dan alasan yang sesungguhnya kenapa Sultan Pajang itu cenderung mengulur-ulur waktu dalam memberikan Alas Mentaok kepada Ki Pamanahan. Namun kanjeng sunan tetap tidak bersedia mengungkapkannya.

"Mengapa akan diberi tanah lain? Bukankah sudah menjadi janjimu sendiri bahwa Pati dan Mentaok itulah yang menjadi hadiah. Jika Sultan mempunyai rencana lain bahwa Sultan akan memberikan Ki Pamanahan tanah lain sebagai hadiah, maka Sultan akan dicap sebagai pembohong.

Sekarang segera berikan Alas Mentaok ke Pamanahan, supaya jangan ada yang marah, jaga dan lestarikanlah persaudaraan", tegas Sunan Kalijaga.

Mendengar nasehat Sunan Kalijaga itu, Sultan Hadiwijaya hanya diam. Dia memang tidak ingin memberikan Alas Mentaok kepada Ki Pamanahan, karena masih teringat jelas ramalan Kanjeng Sunan Giri tentang masa depan Alas Mentaok yang kelak menjadi Kerajaan Mataram.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement