“Sekarang ini perilaku pemerintah itu kan semakin hari tidak malu-malu menyatakan keberpihakan menyatakan dukungan yang sudah sudah terang-terangan. Sehingga kemudian menjelang dua minggu pemilihan, semakin kasat mata kita lihat praktik ketidaknetralan pemerintah,” katanya.
Dengan kondisi ini kata Hary, adanya dukungan serta desain moral mengingatkan mulai dari pemerintah pusat sampai ke daerah untuk menyelenggarakan pemilu ini berjalan adil.
Kalau pemilu itu tidak kredibel di awalnya tentu nanti berbahaya dalam konteks penerimaan legitimasi di kalangan kontestan ini menjadi bahaya. “Ibaratnya pemain bola, jika permainan itu tidak benar sehingga orang yang dikatakan kalah tidak menerima dengan baik tapi proses dengan baik orang akan legowo walaupun dia kalah dan dikalahkan dengan cara yang baik,” katanya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.