Aksi orasi 'Maklumat Kebangsaan' yang dilakukan sebagai upaya untuk mendesak Pemerintah agar mengembalikan demokrasi sesuai dengan asas Rakyat adalah pemegang kekuasaan.
"Kami kembali menyerukan demokrasi dikembalikan sesuai dengan jalan yakni rakyat sebagai pemegang kekuasaan," ujar Aidul.
Ia menegaskan, negara bukanlah urusan keluarga tetapi menjadi urusan bersama Aidul menegaskan bahwa kata republik bermakna kembali kepada publik.
"Ini yang kami serukan. Pada dasarnya cita-cita awal reformasi bersumber pada cita-cita awal republik. Kita tahu republik itu kembali ke publik. Jadi kembalilah kepada kepentingan publik bukan kepada kepentingan keluarga," pungkasnya.
(Arief Setyadi )