Menurut Yenny, etnis Tionghoa tidak boleh mendukung pasangan calon (paslon) yang pernah berada dalam pemerintahan dulu, yang melarang perayaan imlek.
"Tapi saya ingin agar bapak dan ibu mencermati semua paslon yang ada dan lihat rekam jejaknya. Apakah paslon-paslon itu orang yang punya komitmen untuk menjaga kebinekaan di Indonesia? Kalau iya, dukunglah dia," kata Yenny.
"Tapi kalau ada paslon yang latar belakangnya justru menjadi bagian dari pemerintahan yang dulunya melarang Imlek, ya jangan didukung dong," sambungnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.