Eep mengatakan dalam kontestasi pemilihan, kalah dan menang memang penting, tapi salah dan benar tetap harus diperjuangkan.
"Bayangkan jika televisi membombardir dengan hasil quick count yang seolah-olah pemilu sudah selesai, kita tidak menghargai perjuangan mereka. Sekali lagi quick count adalah perlengkapan teknis memprediksi hasil, quick count bukan hasil itu sendiri."
BACA JUGA:
Eep menegaskan bahwa warga negara berhak melawan segala bentuk kecurangan.
"Jika kita merasa benar, jika itu merupakan hak kita sebagai warga negara, maka melawan sekalipun harus berhadapan dengan kekuasaan yang begitu besar tidak boleh didekati rasa takut sekecil apapun."
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.