Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Minta TV Setop Tayangkan Quick Count, Eep Saefulloh : Ini Pemilu Terburuk Sepanjang Reformasi

Salman Mardira , Jurnalis-Minggu, 18 Februari 2024 |07:16 WIB
Minta TV Setop Tayangkan Quick Count, Eep Saefulloh : Ini Pemilu Terburuk Sepanjang Reformasi
Eep Saefulloh Fatah (Foto: MPI/Tangguh)
A
A
A

JAKARTA - Pendiri dan CEO PolMark Research Center, Eep Saefulloh Fatah meminta media massa terutama televisi untuk tidak lagi menayangkan hasil hitung cepat atau quick count Pemilu 2024 karena menimbulkan kegaduhan, menyusul banyak temuan dugaan kecurangan.

"Saya mengimbau untuk seluruh stasiun televisi untuk tidak lagi menayangkan quick count dan menggantinya dengan hitung cepat KPU. Dan KPU juga harus bertanggung jawab dengan memberikan alat verifikasi," kata Eep seperti dikutip dalam tayangan video disiarkan akun TikTok @mantopunggasan, Minggu (18/2/2024).

Pemilu 2024 diwarnai kontroversi karena diduga ada skenario keterlibatan penguasa dan alat negara dalam memenangkan salah satu pasangan capres dan cawapres.

 BACA JUGA:

Menurut Eep, Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi terburuk sepanjang sejarah reformasi di Indonesia.

"Baikkah Pemilu 2024? Jika pertanyaan itu diajukan kepada saya sebagai warga negara, maka saya jawab ini adalah pemilu terburuk sepanjang pengalaman saya mengikuti dan menjalani pemilihan umum di masa reformasi," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement