Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Eep Saefulloh Ajak Masyarakat Laporkan Bukti Kecurangan Pemilu 2024

Giffar Rivana , Jurnalis-Minggu, 18 Februari 2024 |09:38 WIB
Eep Saefulloh Ajak Masyarakat Laporkan Bukti Kecurangan Pemilu 2024
Laporkan Bukti Kecurangan Pemilu 2024/Foto: Antara
A
A
A

 

JAKARTA — Pendiri dan CEO PolMark Research Center yang juga sebagai pakar politik, Eep Saefulloh Fatah menjelaskan jika banyak sekali pelanggaran pada Pemilu 2024. Hal tersebut dia ketahui lewat laporan dari masyarakat.

“Ketika saya dan teman menggalangkan Gerakan Warga Jaga Suara. Sejumlah laporan masuk melalui aplikasi warga jaga suara tentang potensi pelangaran,” kata Eep dalam saluran YouTube Keep Talking, Minggu (18/2/2024).

“Apa yang terjadi? Ketakutan banyak orang yang kami tangkap. Sangat banyak orang menginginkan namanya dibuat anonim ketika laporan akan dilanjutkan. Sebagian besar pelapor tidak berani memproses laporannya lebih lanjut untuk diurus ke pihak berkaitan,” sambungnya.

Hal tersebut mencerminkan ada rasa takut menyebar di tengah banyak orang. Dengan demikian, bukan berarti tidak adanya laporan kecurangan saat proses Pemilu 2024 menandakan pemilu benar-benar bersih, bebas dari kecurangan. Tapi, bisa jadi ada ketakutan untuk melaporkan.

Eep mengajak semua masyarakat agar tidak diam saja ketika melihat kecurangan. Laporkan bukti kecurangan pada pihak yang berwajib.

“Menurut hemat saya, ini pelajaran penting. Bukan berarti tidak ada kecurangan kalau orang tidak melapor kecurangan. Maka menurut hemat saya, sekarang kewajiban dikembalikan kepada pihak yang harus bertanggung jawab untuk urusan ini. Tidak ada lagi orang yang bisa kita biarkan cengeng dengan hanya mengatakan banyak curang tanpa kemudian membawa bukti-bukti ke pengadilan,” tutur Eep.

“Mari kita minta pada tim pemenangan 01, pemenangan 02, pemenangan 03 ketika mereka berbicara tentang kecurangan bawalah bukti itu, hadirkan bukti-bukti itu. Mari kita ajak rakyat bertatung di pengadilan lewat jalur konstitusi yang tersedia. Waktu masih ada, inilah saatnya kita lebih siap dalam pertarungan demokratis,” imbuhnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement