Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kenapa Korban Dugaan Pelecehan Rektor UP Baru Lapor Polisi?

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Minggu, 25 Februari 2024 |17:08 WIB
Kenapa Korban Dugaan Pelecehan Rektor UP Baru Lapor Polisi?
Ilustrasi (Foto : Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Pengacara korban berinisial R di kasus dugaan pelecehan seksual oleh Rektor UP, Amanda Manthovani menyebutkan mengapa kliennya baru melaporkan dugaan peristiwa yang dialaminya itu ke polisi. Padahal, kasus yang menimpanya terjadi pada awal 2023.

Sebabnya, korban merasa takut dengan kekuasaan yang dimiliki oleh sang Rektor.

"Kita kan terkadang suk bertanya-tanya, kenapa sih kejadiannya setahun lalu kok baru dilaporkan sekarang. Sebenarnya, ada beberapa tipe yang namanya perempuan, ini kan ada hubungannya relasi kuasa, artinya dengan penguasa dan bawahan," ujarnya pada wartawan, Minggu (25/2/2024).

Menurutnya, faktor relasi kuasa menjadi salah satu penyebab mengapa sampai korban baru melaporkan peristiwa yang dialaminya itu pada polisi. Kliennya merasa takut jika sampai melapor ke polisi, bakal terjadi hal tak diinginkan padanya, mengingat kliennya merupakan salah satu bawahan di tempatnya bekerja.

"Itu kan banyak pertimbangan, rasa ketakutan, apalagi dia tahu loh yang namanya rektor itu, dia beruang, dia banyak koneksi, kan di otak dia, kalau aku lapor ini gimana, gua abis, begitu kan pemikiran dia, rasa takut," tuturnya.

Dia mengungkap, pasca dugaan pelecehan yang dialaminya itu, kliennya saat dipanggil ke ruangan rektor tak lagi mau bila sendirian. Tidak lama setelah itu pula, korban dimutasi di tempatnya bekerja.

"Sejak dari kejadian di bulan Februari (2023) itu, 5 bulan kemudian, dia tuh ada perubahan psikisnya sehingga suaminya itu bingung, kenapa sih kok aneh sih kamu. Sampai mereka kadang sering ada perdebatan karena kelakuan aneh istrinya, kok beda gitu," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement