Raden Pabelan sesungguhnya siap menerima tantangan dari ayahnya itu. Tetapi masalahnya, Putri Sekar Kedaton tidak pernah keluar dari ndalem kaputren. Untuk masalah ini, Tumenggung Mayang siap membantu untuk masuk ke kaputren.
Maka pada hari yang disepakati, Tumenggung Mayang mengantarkan anaknya ke Keraton untuk bisa masuk ke kaputren, dan bertemu dengan Putri Sekar Kedaton. Untuk masuk ke dalam Keraton ini, Raden Pabelan disuruh melompati tembok benteng.
Tumenggung Mayang lalu mengunci secara mistik agar putranya itu tidak bisa lagi keluar dari kaputren. Hal ini karena Tumenggung Mayang memang berharap supaya putranya itu diganyang oleh pengawal Keraton. Tujuan yang dirancangnya ini tidak diketahui oleh anaknya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.