Dikatakan Syahduddi, pihaknya berupaya untuk mencari keberadaan suami korban dan menduga bahwa korban meninggal dunia lantaran akibat perbuatan suaminya tersebut.
"Sehingga kita melakukan pendalaman dan besoknya kita langsung mengamankan seorang laki-laki. Setelah kita lakukan interogasi, dia mengakui dia melakukan pembunuhan terhadap istrinya dikarenakan ada cekcok rumah tangga sebelumnya. Kemudian ada motif kecumburan disitu, sehingga suami emosi dan membunuh istrinya," lanjutnya.
Syahduddi pun memperkirakan bahwa korban sudah meninggal selama 5 hari. "Jadi tanggal 21 kejadian. Tanggal 26 diketahui karna sudah tercium bau busuk di lingkungan warga. Setelah dicek ada orang meninggal dunia," imbuhnya.
Syahduddi mengakui, pihaknya tidak menemukan barang bukti seperti senjata tajam di sekitar lokasi kejadian lantaran tersangka menghabisi istrinya dengan cara mencengkik dan membekap dengan menggunakan bantal.
"Tidak ada. Jadi pada saat cekcok, sang suami emosi, kemudian spontan dia langsung mencengkik dan membekap si istri dgn menggunakan bantal," terangnya.
Syahduddi juga membenarkan bahwa sang suami melarikan diri ketika telah memastikan korban S meninggal dunia.
"Iya. Karena ketika ia meyakini istrinya sudah meninggal, dia langsung memngunci dari luar rumah kontrkannya dan langsung melarikan diri," pungkasnya.
(Fakhrizal Fakhri )