Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Apes! Seorang Guru Tertipu Investasi Bodong, Uang Rp80 Juta Raib

Ponsius Econg , Jurnalis-Minggu, 03 Maret 2024 |13:32 WIB
Apes! Seorang Guru Tertipu Investasi Bodong, Uang Rp80 Juta Raib
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

KOTA KUPANG - Seorang guru di Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban penipuan investasi bodong. Oknum guru itu berinisial MS (54).

Dirinya diinformasikan mengalami kehilangan uang sebesar Rp80 juta akibat penipuan berkedok investasi tersebut.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Kota Kupang, Kombes Pol Aldinan RMH Manurung, mengakui telah menerima laporan terkait kejadian nahas tersebut. "Kasus ini dilaporkan oleh anak korban bernama Helda (32) di Polresta (Kupang) kemarin," ujar Kombes Manurung, Minggu (3/3/2024).

Kasusnya, demikian Kombes Manurung, secara resmi sudah masuk dalam laporan polisi nomor LP/B/195/II/2024/SPKT/Polresta Kupang Kota/Polda Nusa Tenggara Timur.

Kombes Manurung menuturkan, kasus tersebut berawal ketika korban membuka aplikasi Telegram dan didapati sebuah pesan grup berisi tawaran investasi.

Seseorang dalam grup Telegram tersebut lebih lanjut menghubungi korban dan menawarkan kepadanya investasi dengan janji keuntungan yang besar.

Mendapat tawaran menggiurkan tersebut, korban tak berpikir panjang. Sejumlah uang dalam jumlah besar langsung dikirimkannya melalui rekening pelaku.

"Tanpa curiga, MS langsung mentransfer uang sebesar Rp80 juta ke rekening orang tersebut," ujarnya.

MS ternyata sedang terperangkap penipuan. Pasalnya, tak lama setelah menerima uang, pelaku langsung memblokir nomor telepon seluler MS sehingga tidak bisa dihubungi lagi.

Korban pun merasa benar-benar tak berdaya hingga bahkan langsung jatuh sakit. Atas permintaan korban, anaknya lalu melaporkan kasus tersebut ke Polresta Kupang.

"Penyidik saat ini sedang mendalami dan mengungkap kasus ini secara menyeluruh," kata Kombes Manurung.

Dirinya mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai bentuk tawaran investasi menggiurkan lewat media sosial, yang kerap dilakukan dengan tujuan penipuan.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat Kota Kupang untuk selalu berhati-hati menanggapi bujuk rayu dalam bentuk investasi melalui media sosial," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement