Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Santri Terseret Arus Sungai Cikapundung Bandung Bukan dalam Kegiatan Pondok Pesantren

Agus Warsudi , Jurnalis-Kamis, 07 Maret 2024 |21:54 WIB
3 Santri Terseret Arus Sungai Cikapundung Bandung Bukan dalam Kegiatan Pondok Pesantren
TIim SAR cari santri yang hanyut di Sungai Cikapundung (Foto: MPI)
A
A
A

BANDUNG - Kapolsek Cidadap Kompol Arsyad memastikan tiga santri hanyut terseret arus Sungai Cikapundung, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Kamis (7/3/2024) sore, bukan dalam kegiatan belajar mengajar Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda.

Ketiga korban, Liyan Baihaki (bukan Riyan seperti diberitakan sebelumnya) warga Cibaduyut, Kota Bandung, Rizal (15), dan Rizki (15) warga Jalan AH Nasution RT 04/08, Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, saat kejadian sedang main dan berenang di sungai. Tiba-tiba air Sungai Cikapundung meluap sehingga ketiga korban terseret arus. Sedangkan dua temannya,

"Ini di luar kegiatan belajar mengajar. Posisi pesantren bersebelahan dengan sungai. Alamat pesantrennya di kawasan Ciumbuleuit. Korban main ke sungai," kata Kapolsek Cidadap.

Operasi pencarian telah terhadap korban dilaksanakan petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, kepolisian, dan relawan Rescue River Indonesia. Namun upaya oencarian itu belum membuahkan hasil.

Tim gabungan sempat melakukan penjaringan di Sungai Cikapundung, kawasan Braga, Kota Bandung. Namun upaya itu belum berhasil menemukan korban sehingga pencarian dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB. "Sampai saat ini korban belum diketemukan," ujar Kompol Arsyad.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement