Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kesenjangan Gender Kepemimpinan Puncak China Disoroti, Laki-Laki Masih Jauh Diprioritaskan Atas Perempuan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 27 Maret 2024 |13:21 WIB
Kesenjangan Gender Kepemimpinan Puncak China Disoroti, Laki-Laki Masih Jauh Diprioritaskan Atas Perempuan
Foto: Reuters.
A
A
A

Hal ini berbeda dengan NPC, di mana perempuan mewakili lebih dari seperempat anggotanya, naik dari 20 persen dibandingkan keterwakilan mereka dalam dua dekade terakhir. Namun NPC tidak memiliki kekuasaan dan pengaruh dibandingkan Politbiro atau Komite Sentral China. Artinya, semakin tinggi seseorang menaiki tangga politik di China, maka semakin sedikit juga perempuan di sana, atau benar-benar absen.

Keterwakilan Perempuan 

Seiring berjalannya waktu, partisipasi perempuan dalam politik dan posisi pengambilan keputusan telah meningkat di negara-negara besar di dunia kecuali China. Laporan PBB telah menyatakan keprihatinannya atas tidak adanya perempuan di antara para pemimpin tertinggi China.

Laporan yang dirilis tahun lalu merekomendasikan China untuk mengadopsi kuota undang-undang dan sistem kesetaraan gender untuk mempercepat keterwakilan perempuan yang setara di pemerintahan.

Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan menerbitkan laporannya pada Juni tahun lalu. Komite tersebut menyatakan bahwa meski terdapat peningkatan keterwakilan perempuan dalam kehidupan politik dan publik di China, perempuan hanya mewakili 26,54 persen dari deputi NPC ke-14.

Menurut laporan tersebut, "Sejak Oktober 2022, untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, tidak ada perempuan di antara 24 anggota politbiro CCP, dan tidak ada perempuan di antara tujuh anggota komite tetap politbiro."

Laporan tersebut mendesak China untuk meningkatkan jumlah perempuan di semua biro pemerintah, termasuk Kehakiman dan Dinas Luar Negeri, khususnya pada posisi pengambilan keputusan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement