Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengguna Angkutan Umum Diprediksi Naik, Organda DIY Siapkan 2.145 Armada untuk Mudik

Erfan Erlin , Jurnalis-Sabtu, 30 Maret 2024 |04:30 WIB
 Pengguna Angkutan Umum Diprediksi Naik, Organda DIY Siapkan 2.145 Armada untuk Mudik
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

YOGYAKARTA - Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY memprediksi jumlah pengguna armada angkutan umum meningkat, dibanding tahun sebelumnya. Oleh karena itu mereka bakal menyiapkan 2.145 unit armada angkutan mudik Lebaran 2024 ini.

Ketua DPD Organda DIY, Adi Prasetyo menuturkan semakin membaiknya kondisi jalan saat ini memang membawa dampak positif bagi pengguna angkutan umum darat. Beroperasinya tol termasuk fungsional Tol Jogja-Solo juga menjadi salah satu pemicu naiknya pengguna angkutan umum.

"Kita memprediksi bakal ada kenaikan 5 persen untuk pengguna angkutan umum darat tahun ini," tutur dia, Jumat (29/3/2024).

Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan 2.145 armada untuk menyambut lebaran 2024. Jumlah tersebut didominasi angkutan kota dalam provinsi (AKDP) sebanyak 1.272 unit. angkutan pariwisata resmi yang mencapai 350 unit. Lalu angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sebanyak 55 unit.

Selain armada bus, angkutan lebaran juga masih ditambah angkutan pedesaan atau angkudes 139 unit, taksi 159 unit, dan angkutan perkotaan 172 unit. Termasuk Trans Jogja dan BTS yang bakal terus beroperasi selama lebaran.

"Dan untuk persiapan lebaran ini, seluruh armada itu sudah dimaintenans dengan baik," tambahnya.

Termasuk dengan melakukan ramp check bersama dengan dinas terkait sebelum beroperasi melayani para pemudik. Mereka memang harus melakukan persiapan dengan matang. Karena mereka harus mengutamakan kendaraan yang berkeselamatan.

Dua hal yang harus mereka persiapkan untuk kepentingan angkutan lebaran ini. Yaitu dari sisi armada dan juga sisi kesehatan personil kru yang bakal mengoperasikannya. Di mana untuk armada semua persyaratan keselamatan harus terpenuhi.

Selain dari sisi kondisi armada, disampaikan Adi, pihaknya juga melakukan tes kesehatan kepada para pengemudi dan kru angkutan tersebut. Semua pemeriksaan ini wajib dilakukan untuk memenuhi sistem manajemen keselamatan dalam menyelenggarakan angkutan.

"Semuanya harus benar-benar fit. Karena ini berkaitan dengan keselamatan," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement