Tidak hanya itu, dalam satu pengajian di Istana, ketika pohon beringin di halaman mengeluarkan asap putih, Gus Dur dengan lantang menenangkan para jamaah yang ketakutan dengan mengatakan bahwa mereka semua hanya ikut beribadah.
“Enggak usah takut. Mereka semua ikutan ngaji," ucap Gus Dur menenangkan jamaah.
Keberanian Gus Dur dalam berinteraksi dengan makhluk halus ini akhirnya membawa keluarganya untuk tinggal di Istana. Bahkan, dia sering mengingatkan agar mereka berdamai dengan makhluk halus tersebut dengan cara yang sama seperti dirinya, yakni dengan mengajak berbicara dan memberi kesempatan pada mereka.
"Caranya ya seperti Bapak. Ajak ngobrol, sapa, dan anggap saja mereka mau kenalan atau beri kesempatan kalau mereka juga tinggal di sini," ujar Yenny.
Beberapa staf Istana kepresidenan mengakui bahwa hanya di masa pemerintahan Gus Dur, Istana Merdeka menjadi lebih ramai dan kehilangan kesan angker. Di era tersebut, semua orang, dari pejabat, politisi, kiai, hingga masyarakat umum, bisa masuk Istana tanpa hambatan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.