Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Melihat Kecanggihan Kendaraan Pengurai Kemacetan Arus Mudik Inovasi Polres Malang

Avirista Midaada , Jurnalis-Kamis, 04 April 2024 |19:21 WIB
Melihat Kecanggihan Kendaraan Pengurai Kemacetan Arus Mudik Inovasi Polres Malang
Polres Malang antisipasi arus mudik 2024 (Foto : MPI)
A
A
A

MALANG - Pos pemantauan dan pengamanan bergerak disiapkan oleh Polres Malang, mengantisipasi kepadatan lalu lintas (lalin) di arus mudik balik lebaran 2024. Pos pengamanan berupa kendaraan truk yang dimodifikasi sedemikian rupa disiapkan.

Kendaraan ini layaknya truk boks ini dengan belakangnya disulap. Beberapa fasilitas pendukung mulai fasilitas layar komputer, layar LCD untuk pemantauan beberapa titik jalan raya, didukung google traffic, jaringan internet, dan kamera CCTV.

Selanjutnya ada, beberapa perlengkapan untuk penanganan kecelakaan, kotak P3K untuk pertolongan pertama, peralatan untuk menghadapi bencana, dan rambu-rambu tambahan, termasuk water barrier tersedia di dalam kendaraan ini.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menuturkan, kendaraan ini dulunya dimanfaatkan untuk penanganan Covid-19, tapi kini dimodifikasi dan dimanfaatkan untuk pengamanan arus mudik dan balik lebaran 2024.

"Kita manfaatkan kendaraan ini kita lengkapi dengan sarana pendukung seperti komputer, saluran internet, untuk bisa memonitor arus lalu lintas secara realtime melalui google traffic," kata Putu Kholis Aryana, saat meninjau kendaraan pos mobile di Mapolres Malang, Kamis (4/4/2024).

Nantinya kata Putu Kholis, kendaraan ini bakal beroperasi di wilayah - wilayah yang terpantau kemacetan. Pemantauan bakal dideteksi melaluinya google traffic, selanjutnya mobil ini akan menuju lokasi tersebut. Jika memang terjadi kepadatan, kendaraan ini bakal secara otomatis berkoordinasi dengan petugas terdekat yang sudah ditempatkan untuk penguraian kemacetan.

"Ini kita bisa melihat kondisi lalu lintas secara real time, satu sisi kita bisa memonitor bisa memberikan directive, satu sisi anggota bisa lebih efektif efisien bekerja itu saja sebenarnya. Ini trial kita ingin mencoba hal-hal yang bisa bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement