Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lakukan Evaluasi, Polisi Bakal Tambah Reflektor di Jalur Contraflow pada Arus Balik 2024

Ravie Wardani , Jurnalis-Kamis, 11 April 2024 |19:05 WIB
Lakukan Evaluasi, Polisi Bakal Tambah Reflektor di Jalur Contraflow pada Arus Balik 2024
Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan (Foto: Ravie Wardana)
A
A
A

KARAWANG - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Aan Suhanan menyampaikan evaluasi dari pihaknya terkait penerapan contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada arus balik mudik 2024 yang diprediksi terjadi pada 13-15 April mendatang.

Aan menjelaskan, jika salah satu titik kemacetan di Tol Japek berada di Km 66. Sebab, kata Aan, titik itu menjadi pusat pertemuan antar dua ruas tol.

"Di Km 66 itu pertemuan antara Transjawa dari arah Timur dan Cipularang dari arah Bandung. Jadi di pertemuan tersebut visiratio ada di 1,16. Dilakukan rekayasa lalu lintas pun ini masih ada di 0,96, artinya masih cukup berat," papar Aan.

"Tapi ini kita akan kelola, Mudah-mudahan dengan beberapa pembatasan nanti ini bisa mengurangi kepada visiratio yang lebih ideal lagi," sambungnya.

Nantinya, pihak Korlantas Polri akan menambahkan reflektor atau pantulan cahaya jalan demi keselamatan pemudik khususnya yang berada di jalur contraflow.

"Nanti ada beberapa perbaikan, terutama terkait dengan safety keselamatan, kita akan memberikan reflektor, nanti dari arah contraflow maupun dari arah yang jalur seharusnya," jelas Aan Suhanan.

"Kalau kemarin hanya satu bagian, nanti akan kasih dua bagian, kemudian untuk jarak, kalau kemarin 30 meter, sekarang jadi 10 meter, dan tiap 2,5 meter ada yang dirapatkan setiap 2,5 meter, akan kita rapatkan untuk pembatasnya," kata dia.

Lebih lanjut, polisi juga akan menempatkan petugas untuk berjaga di setiap titik yang berpotensi macet horor.

"Kemudian kita juga akan menyiapkan safety car. Artinya nanti akan dikawal kalau kita mulai dari Km 72 sampai Km 47, setelah itu akan dikawal kembali, ini untuk memelihara kecepatan di contraflow yang maksimal hanya 60 km saja ya," lanjut Aan Suhanan.

"Itu beberapa upaya yang kita lakukan untuk kendaraan-kendaraan penyelamatan derek dan sebagainya ini akan diperbanyak di ruas-ruas contraflow ini, sehingga kecepatan untuk menanganin gangguan maupun kecelakaan di Cf ini akan lebih cepat lagi," tandasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement