"Adanya profil korban yang kami ambil dari sampel darah korban yang ada di jok," katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Bintoro menambahkan, berdasarkan hasil rekaman CCTV dan analisis Labkrim Polri, saat Brigadir RAT menembakan dirinya menggunakan senpi jenis HS ke kepalanya, kondisi pintu dan kaca mobil semuanya dalam posisi tertutup. Tak ada orang lain selain Brigadir RAT di dalam mobil tersebut.
"Tidak ada orang lain di mobil itu selain korban. Kami sudah simpulkan bahwa kejadian ini resmi bunuh diri sehingga kami anggap perkara ini kami tutup, selesai," paparnya.
(Khafid Mardiyansyah)