JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi mulai menggunakan sistem atau yang disebut dengan aplikasi nusuk untuk haji. Di mana nantinya para jemaah haji akan mendapatkan kartu pintar atau smart card dan hanya dimiliki oleh jemaah yang menggunakan visa haji.
Kartu pemberangkatan haji atau disebut kartu elektronik nusuk haji ini secara khusus diberikan pertama kali untuk jemaah haji Indonesia.
Dibuat khusus untuk memberikan pelayanan kepada jamaah haji yang di dalamnya terdapat informasi lokasi-lokasi yang ada di tempat pelaksanaan ibadah haji. Pada kartu tersebut juga ada sertifikat selesai melaksanakan ibadah haji.
BACA JUGA: