DEPOK - Kecelakaan maut Bus Trans Putra Fajar yang membawa rombongan SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang, Jawa Barat merenggut 11 korban tewas.
Peristiwa tragis ini pun meninggalkan luka sangat mendalam bagi seluruh keluarga korban meninggal maupun luka berat.
Salah satunya adalah Zainal Arifin, adik dari guru di sekolah tersebut yang menjadi korban meninggal dunia. Saat dijumpai di SMK Lingga Kencana Depok, ia tak kuasa menahan tangis.
Zainal Arifin mengungkap bahwa kakaknya yang bernama Suprayogi, meninggal dunia dalam kejadian. Istri dari kakaknya pun yang ikut dalam rombongan turut menjadi korban.
"Kondisinya Pak Suprayogi meninggal dunia, dan istrinya luka berat," ujar Zainal kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (12/5/2024).
Meski demikian, Zainal Arifin mengaku belum mengetahui bagaimana kondisi kakak dan iparnya saat ini. Ia menyebut hanya mendapat kabar bahwa kakaknya telah meninggal dunia dan saat ini jenazahnya sedang ditangani.
"Dari awal saya dapat Pak Supraogi sudah meninggal di Subang, kondisinya kaya gimana saya belum tahu," tambahnya.
Lebih lanjut Zainal Arifin mengatakan bahwa sang kakak, tak hanya membawa istrinya untuk melakukan perpisahan SMK Lingga Kencana, tapi juga dua anaknya. Sayangnya lagi-lagi belum ada informasi tentang kondisi keduanya.
"Ada dua orang anaknya juga ke Subang, cuma karena ibunya luka parah, saya jadinya miss komunikasi," tutupnya.
Sebelumnya, Polda Jabar merilis update jumlah korban kecelakaan bus Trans Putra Fajar terguling di Jalan Ciater, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang. Total korban tewas 11 orang, 13 luka berat, dan 42 luka ringan.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, perincian 11 korban meninggal akibat kecelakaan ini, antara lain, 10 penumpang bus dan 1 pengendara motor Honda Beat.
Sedangkan 13 korban luka berat, terdiri atas 12 penumpang bus dan 1 penumpang motor Honda Beat. Dari 42 korban luka ringan, 37 penumpang bus dan 5 penumpang Daihatsu Feroza dan Yamaha Genio.
Diketahui, Bus Trans Putra Fajar menabrak tiga motor dan satu minibus lalu terguling di Jalan Ciater, Kampung Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang pada Sabtu malam.
(Fahmi Firdaus )