Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aksi Bela Palestina di Kedubes AS dan Mesir, 1.648 Personel Dikerahkan

Irfan Ma'ruf , Jurnalis-Minggu, 19 Mei 2024 |11:28 WIB
 Aksi Bela Palestina di Kedubes AS dan Mesir, 1.648 Personel Dikerahkan
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Polri mengerahkan 1.648 personel untuk melakukan pengawalan, dan mengamankan Aksi Bela Palestina oleh Front Persaudaraan Islam di halaman Kedubes AS dan Kedubes Mesir di wilayah Jakarta Pusat, Minggu (19/5/2024).

"Dalam rangka pengamanan Aksi Bela Palestina di Kedubes AS dan Kedubes Mesir kami melibatkan 1.648 Personel," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, Minggu (19/5/2024).

Susatyo mengatakan, rekayasa lalu lintas nantinya bersifat situasional tergantung kondisi di lapangan. Jika ekskalasi meningkatkan akan kita tutup jalan Merdeka Selatan, arus lalu lintas akan kita alihkan.

"Maka kami himbau untuk masyarakat yang akan melintas di depan Kedubes AS jalan Merdeka Selatan agar mencari jalan alternatif lainnya dikarenakan akan ada aksi penyampaian pendapat di depan Kedubes AS," jelasnya.

Lebih lanjut Susatyo Purnomo Condro menghimbau kepada para peserta Aksi Bela Palestina untuk memperhatikan hak - hak masyarakat lainnya, dan tertib untuk menyampaikan pendapat dimuka umum.

"Kami menghimbau, siapa saja yang akan menyampaikan pendapat di muka umum, sebagaimana diatur dalam undang-undang penyampaian pendapat hak setiap warga negara, tentunya harus memperhatikan hak-hak masyarakat lainnya, sehingga aturan dalam undang-undang penyampaian pendapat di muka umum harap di patuhi," jelasnya.

Dia memerintahkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan untuk selalu bertindak persuasif, tidak terprovokasi, mengedepankan negoisasi, pelayanan serta humanis.

"Tidak ada yang membawa senjata api. Perintah dan kendali dari saya sebagai Kapamwil, tidak ada gerakan tambahan yang bersifat pribadi. Layani saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan tulus ikhlas dan humanis," tutupnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement