Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jelang Pilkada Serentak, Menko Polhukam Minta Polri Antisipasi Gangguan Keamanan

Riana Rizkia , Jurnalis-Rabu, 29 Mei 2024 |01:38 WIB
Jelang Pilkada Serentak, Menko Polhukam Minta Polri Antisipasi Gangguan Keamanan
Hadi Tjahjanto (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

 

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto meminta Polri untuk mengantisipasi gangguan keamanan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada November 2024 mendatang.

"Ya mendekati Pilkada serentak, saya sampaikan bahwa perkiraan intelijen, kemudian eskalasinya sedang sampai tinggi," kata Hadi usai menjadi pembicara pada rapat kerja teknis (rakernis) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), di Jakarta, Selasa (28/5/2024).

 BACA JUGA:

"Sehingga mulai dari pentahapan, perencanaan, sampai pelaksanaan aparat intelijen ini harus benar-benar fokus dan membuat suatu perencanaan intelijen yang tajam," sambungnya.

Apalagi, kata Hadi, aparat keamanan akan dibagi rata di seluruh wilayah dalam pelaksanaan Pilkada serentak yang diikuti 37 Gubernur, 93 Bupati dan 415 Wali Kota se-Indonesia.

 BACA JUGA:

"Sehingga apabila perkiraan intelejennya itu tajam, sehingga apabila ada masalah itu bisa langsung tepat menyelesaikannya," ucapnya.

Namun, Hadi tak memerinci apa kerentanan yang terjadi menjelang dan saat Pilkada Serentak itu. Dia hanya meminta pengamanan diperketat.

"Ya kan Pilkada kan harus lebih ketat," katanya.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement