Kementerian Kesehatan Meksiko mengatakan orang tersebut menderita penyakit ginjal kronis dan diabetes tipe 2.
“Hal ini membuat seseorang berisiko terkena influenza yang lebih parah, bahkan dengan flu musiman,” kata Andrew Pekosz, pakar influenza di Universitas Johns Hopkins, dikutip Reuters.
Namun bagaimana orang ini bisa terinfeksi merupakan tanda tanya besar yang setidaknya tidak dibahas secara menyeluruh dalam laporan awal ini.
Pada bulan Maret, pemerintah Meksiko melaporkan wabah A (H5N2) di sebuah unit keluarga terisolasi di negara bagian Michoacan bagian barat. Pemerintah mengatakan kasus-kasus tersebut tidak menimbulkan risiko terhadap peternakan komersial yang letaknya jauh, maupun terhadap kesehatan manusia.
Setelah kematian pada bulan April, pihak berwenang Meksiko mengkonfirmasi keberadaan virus tersebut dan melaporkan kasus tersebut ke WHO.
Kementerian Kesehatan Meksiko mengatakan tidak ada bukti penularan dari orang ke orang dalam kasus ini dan peternakan di dekat rumah korban dipantau.
Kementerian kesehatan dan WHO mengatakan orang lain yang melakukan kontak dengan orang tersebut dinyatakan negatif terkena flu burung.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.