Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Netanyahu Meradang Usai Militernya Sebut Hamas Tak Bisa Dilenyapkan

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 21 Juni 2024 |16:44 WIB
Netanyahu Meradang Usai Militernya Sebut Hamas Tak Bisa Dilenyapkan
Netanyahu meradang usai militernya sebut Hamas tak bisa dihancurkan dan dilenyapkan (Foto: AFP)
A
A
A

ISRAEL – Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu megecam komentar militer Israel yang mengatakan bahwa menghancurkan Hamas adalah tujuan yang tidak mungkin tercapai karena perpecahan antara pemerintah dan angkatan bersenjata semakin melebar sementara perang di Gaza terus berkecamuk.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya, Netanyahu mengatakan militer berkewajiban untuk mengikuti perintahnya, salah satunya adalah menghancurkan dan melenyapkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas.

Komentarnya menyusul wawancara di Channel 13 Israel dengan Laksamana Muda Daniel Hagari, juru bicara militer yang menyatakan bahwa menghancurkan Hamas sama saja dengan melemparkan pasir ke mata orang-orang.

“Hamas adalah sebuah ide, Hamas adalah partai politik,” katanya. “Hal ini berakar dari hati masyarakat, siapa pun yang berpikir kita dapat melenyapkan Hamas adalah kesalahan besar. Mengatakan bahwa kami akan melenyapkan Hamas berarti melemparkan pasir ke mata masyarakat,” lanjutnya.

Dia menambahkan bahwa satu-satunya cara untuk mengakhiri peran Hamas di Jalur Gaza adalah dengan mengembangkan sesuatu yang lain untuk menggantikannya.

“Sesuatu yang akan membuat masyarakat menyadari bahwa ada orang lain yang mendistribusikan makanan, ada orang lain yang mengurus pelayanan publik untuk benar-benar melemahkan Hamas, inilah caranya,” tambah Hagari.

Militer Israel menanggapi teguran Netanyahu pada Kamis (20/6/2024) dengan pernyataan bahwa tentara berkomitmen untuk mencapai tujuan perang sebagaimana ditentukan oleh kabinet.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement