Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tradisi Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Rezeki Etnis Tionghoa Tahun Ini di Darat

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Minggu, 23 Juni 2024 |01:27 WIB
   Tradisi Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Rezeki Etnis Tionghoa Tahun Ini di Darat
Tradisi Bakar Tongkang di Bagansiapiapi (Foto: MPI)
A
A
A

Kapal warna-warni yang di tengahnya ada dia tiang layar ini dibawa dengan cara dipikul beramai-ramai. Sementara warga Tionghoa lain ada yang berada dibarisan depan dan belakang reflika kapal. Mereka terus memanjatkan doa sambil membakar puluhan ribu dufa.

Sementara alunan musik Tionghoa terus bergema tiada henti. Bagi warga Tionghoa yang tidak ikut dalam pawai, mereka menunggu di depan rumah. Mereka memberikan aneka minuman botol dan kaleng bagi siapa saja yang melintas.

Kemudian kapal replika yang diarak ini diletakkan di tengah lapangan yang sudah disiapkan. Tibalah yang ditunggu bagi warga Tianghoa yakni menyaksikan ke mana arah jatuhnya tiang di kapal replika. Ternyata untuk tahun ini tiang jatuh ke arah laut.

"Menurut kepercayaan warga Tionghoa Bagansiapiapi, arah jatuhnya tiang menunjukkan keselamatan dan peruntungan usaha. Di mana peruntungan tahun ini berada di darat berdasarkan jatuhnya tiang," ucap Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rahmat.

Bagi warga Tionghoa, ritual bakar tongkang atau biasa disebut Sio Ong Cuan merupakan salah satu bentuk ungkapan terima kasih atas segala yang diberikan Sang Pencipta. Tradisi ini sudah berjalan sekira satu abad.

“Kini event Bakar Tongkang tidak lagi menjadi milik masyarakat Tionghoa di Bagan Siapi-api saja, namun saat ini Bakar Tongkang merupakan simbol dan pesta budaya lokal bahkan sudah menjadi agenda wisata nasional dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI,” imbuh Roni.

Dengan adanya prosesi Festival Bakar Tongkang ini diharapkan dapat menghidupkan sendi-sendi perekonomian rakyat, menggerakkan sektor pariwisata dan pendapatan asli daerah, serta mengangkat wisata budaya potensial Provinsi Riau dalam mensukseskan program Pemerintah di sektor Pariwisata Nasional.

“Berdekade lalu, daerah ini bahkan dikenal sebagai penghasil ikan nomor dua di dunia setelah Bergen, di Norwegia. Bagansiapi-api juga pernah tersohor sebagai kawasan dengan dermaga paling banyak di seluruh nusantara,” tukasnya.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement