Indikator yang ketiga adalah, terjadi peningkatan proses radikalisasi di kalangan masyarakat Indonesia. Rycko menyampaikan bahwa Sejak 2016, BNPT memiliki 30 kontributor peneliti yang melakukan penelitian di kalangan remaja,dalam hal ini anak-anak SMA di kota-kota besar.
"Kami melakukan penelitian sejak 2016, ternyata terjadi peningkatan proses radikalisasi di kalangan remaja, anak-anak dan perempuan. Meskipun peningkatannya dari 2016 sampai saat ini hanya satu digit, tapi kalo satu digit dikalikan jumlah generasi muda kita, jumlahnya sangat besar," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.