Kemudian, pada tahun 2006, Ita menjabat sebagai Direktur Utama PT Sarana Patra Hulu Cepu (SPHC), sebuah badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang bergerak di bidang pengelolaan minyak bumi dan gas (migas).
Ita menjabat sebagai Dirut PT SPHC selama sembilan tahun, mulai 2006-2015. Ia meninggalkan jabatannya untuk mengikuti kontestasi Pilwalkot Semarang 2016, hingga akhirnya terpilih sebagai Wakil Wali Kota Semarang bersama Hendrar Prihadi, atau yang karib disapa Hendi.
Sementara itu, Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa 2 koper besar dari ruang kerja Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita), di Kompleks Balai Kota Semarang, Rabu (17/7/2024).
Dua koper itu kemudian dimasukkan dalam mobil Toyota Innova warna hitam nomor polisi AB 1658 G yang parkir tepat di depan pintu gedung. Beberapa petugas KPK keluar dari gedung tersebut, sekira pukul 18.15 WIB.
(Rina Anggraeni)