PADANG – Pihak keluarga mengatakan bahwa jenazah Afif Maulana (13) tidak mengeluarkan aroma busuk saat ekshumasi dilakukan oleh tim dokter forensik. Hal itu diutarakan ibu almarhum Afif Maulana, Anggun Angriani, saat menunggu autopsi di RSUP M. Djamil Padang, Kamis (8/8/2024).
"Mayatnya enggak berbau, aroma yang terciun hanya aroma tanah. Mungkin lebih busuk bangkai tikus," ujarnya.
Hal itu dibenarkan oleh nenek Afif Maulana Ernelis (53) yang ikut menyaksikan pembongkaran kuburan Afif Maulana. "Ya, tidak ada aroma jenazah, saya memang tidak masuk ke dalam, tapi biasanya kan mengeluarkan aroma mayat," katanya.
Pernyataan tersebut diamini oleh pihak keluarga yang ikut menunggu autopsi mayat Afif Maulana. "Tadi kata dokter selama empat jam di autopsi baru keluar hasilnya, mungkin siang nanti diumumkan hasilnya," kata anggota keluarga Afif.
Autopsi itu dilakukan Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonenesia (PDFMI), jasad Afif Maulana digali di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kaum 5 Suku yang beralamat di Tanah Sirah Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat.
"Setelah diautopsi nanti sore kita shalatkan lagi dan kuburkan lagi, " ujar Anggun.
Sementara proses autopsi, beberapa ruas jalan gedung di tutup oleh polisi. Beberapa polwan menjaga daerah yang sudah disterilkan tersebut, terutama di jalan ruang jenazah.
Penggalian kuburan Afif Maulana disebabkan adanya kecurigaan pihak keluarga, bahwa kematian anak 13 tahun tersebut diduga disiksa oleh polisi.