Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

The Blue Jeans Soldiers, Pasukan Rahasia TNI yang Pakai Jeans dan Rambut Gondrong

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 29 Agustus 2024 |06:15 WIB
The Blue Jeans Soldiers, Pasukan Rahasia TNI yang Pakai Jeans dan Rambut Gondrong
The Blue Jeans Soldiers (Foto: Ist/Dok)
A
A
A

Namun, dalam aksi tersebut, empat anggota pasukan mengalami luka tembak serius, termasuk Sersan Parman dan Sarwono. Meskipun menghadapi tekanan dan serangan balik musuh, Sutiyoso menolak meninggalkan anggotanya yang terluka. 

Ia bersama tiga anggota lainnya bergantian membopong rekan-rekannya sambil terus bergerak menghindari kejaran musuh. Permintaan bantuan melalui radio sempat dilakukan, namun upaya evakuasi melalui helikopter mengalami kendala karena sulitnya medan dan komunikasi.

Dalam situasi kritis tersebut, Sutiyoso dan timnya harus bertahan tanpa makanan dan air selama lima hari. Rasa lapar dan kelelahan menyelimuti mereka, namun semangat untuk menyelamatkan rekan-rekan yang terluka tetap berkobar. 

Sutiyoso juga menegaskan agar pasukannya menjaga kewaspadaan tinggi dan menghemat amunisi, hanya menggunakan peluru jika benar-benar diperlukan untuk pertahanan diri. Setelah perjuangan panjang dan melelahkan, upaya evakuasi akhirnya berhasil ketika helikopter bantuan mampu menemukan lokasi mereka berkat isyarat tembakan suar yang dilepaskan Sutiyoso. 

Keempat anggota yang terluka berhasil dibawa ke tempat aman, sementara Sutiyoso dan sisa pasukannya terus bergerak menuju perbatasan. Perjalanan pulang tidaklah mudah. Mereka harus menempuh waktu 15 hari, lebih lama dari rencana awal 10 hari, akibat pengejaran intensif dari pasukan Fretilin dan kondisi medan yang berat. 

Tanpa logistik memadai, mereka bertahan dengan kondisi fisik yang semakin melemah. Namun berkat keteguhan dan strategi yang tepat, Sutiyoso dan seluruh anggota timnya akhirnya berhasil mencapai wilayah Nusa Tenggara Timur dengan selamat, meski dalam kondisi tubuh yang sangat kurus dan lemah akibat kekurangan makanan dan air.

Kisah keberanian dan ketangguhan Sutiyoso beserta timnya ini menjadi salah satu cerita heroik dalam sejarah militer Indonesia, menunjukkan dedikasi dan pengorbanan luar biasa seorang prajurit dalam menjalankan tugas demi negara dan menyelamatkan rekan-rekannya di medan perang.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement