Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ukraina Serang Depot Minyak di Wilayah Perbatasan Rusia, Picu Kebakaran Hebat

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 09 September 2024 |06:30 WIB
Ukraina Serang Depot Minyak di Wilayah Perbatasan Rusia, Picu Kebakaran Hebat
Gubernur wilayah Belgorod di selatan Rusia mengatakan bahwa pasukan Ukraina menyerang depot bahan bakar (Foto: AP)
A
A
A

UKRAINA - Gubernur wilayah Belgorod di selatan Rusia mengatakan pada Minggu (8/9/2024) bahwa pasukan Ukraina menyerang depot bahan bakar. Serangan ini memicu serangkaian kebakaran setelah Moskow dan Kyiv saling menuduh melancarkan serangan semalam di wilayah perbatasan.

"Militer Ukraina, dibantu oleh pesawat nirawak yang mematikan, menyerang lokasi penyimpanan bahan bakar di distrik Volokonovsky," tulis Vyacheslav Gladkov di Telegram, merujuk pada wilayah dekat perbatasan.

"Beberapa waduk terbakar dalam sebuah ledakan. Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api,” lanjutnya. Gladkov juga melaporkan serangan pesawat nirawak di tiga lokasi lainnya. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut.

Dalam serangan udara semalam, pejabat Ukraina mengatakan dua orang tewas dan empat lainnya luka-luka di wilayah Sumy. Gladkov melaporkan tiga warga sipil terluka di Belgorod.

Administrasi militer wilayah timur laut Ukraina pada Minggu (8/9/2024) di Telegram mengatakan dua anak termasuk di antara mereka yang terluka di Sumy. Beberapa rumah dan mobil rusak.

Di wilayah Belgorod, tiga warga sipil, termasuk dua anak-anak, terluka. Gladkov mengatakan dua bangunan tempat tinggal hancur dan lebih dari 15 bangunan secara total rusak.

 

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan telah menghancurkan satu pesawat nirawak di wilayah Belgorod dan satu lagi di wilayah Kursk, tempat pasukan Ukraina melancarkan serangan lintas perbatasan bulan lalu. Dilaporkan bahwa dua pesawat nirawak dicegat di Belgorod semalam.

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut secara independen. Wilayah perbatasan di kedua belah pihak telah menjadi sasaran serangan yang sering terjadi. Baik Moskow maupun Kyiv membantah menargetkan warga sipil, dengan mengatakan serangan itu ditujukan untuk menghancurkan infrastruktur satu sama lain yang penting bagi upaya perang.

Ribuan warga sipil tewas dalam perang tersebut, yang dimulai Rusia dengan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Jutaan warga Ukraina juga telah mengungsi, sementara kota dan desa mereka telah menjadi tumpukan puing.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement