Kelima orang tersebut ditahan di fasilitas penahanan di dalam markas besar polisi nasional.
"Sekitar pukul 1.30 siang (0530 GMT), sebuah negosiasi dilakukan untuk penyerahan mereka karena kami memberi mereka ultimatum 24 jam," kata Fajardo kepada wartawan.
Seperti diketahui, Quiboloy diikuti oleh jutaan orang di Filipina, tempat para pemimpin gereja memegang pengaruh besar dalam politik. Ia adalah teman lama mantan presiden Rodrigo Duterte.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.