Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pilgub Papua Tengah, Elektabilitas Willem Wandik-Aloysius Giyai Unggul

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Selasa, 10 September 2024 |23:23 WIB
Pilgub Papua Tengah, Elektabilitas Willem Wandik-Aloysius Giyai Unggul
Ilustrasi (Foto: istimewa/Okezone)
A
A
A

NABIRE - Panel Survei Indonesia (PSI) merilis hasil survei Pilkada Papua Tengah. Hasilnya, dalam pemilihan dengan sistem noken dalam berbagai simulasi pasangan Willem Wandik-Aloysius Giyai unggul.

PSI melakukan simulasi pertanyaan terbuka terhadap empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah dengan simulasi pelaksanaan sistem noken 'big man dan noken gantung'. "Hasil survei menunjukkan pilihan masyarakat terhadap pasangan calon kepala daerah Papua Tengah Willem Wandik-Aloysius Giyai berada di urutan pertama dengan 62,7%," kata Direktur Eksekutive PSI Dominico Bagas dalam keterangannya, Selasa (10/9/2024).

Kemudian posisi kedua pasangan Natalis Tabuni-Titus Natkime dengan 12,1%, ketiga pasangan Meki Nawipa-Denas Geley dengan 7,9%. Lalu keempat atau terakhir pasangan John Wempi Wetipo-Ausilius Youw dengan 5,4 %, dan tidak memilih sebanyak 11,9%.

Bagas mengatakan, dalam survei juga responden diminta menilai kapabilitas pasangan calon kepala daerah. Kapabilitas yang dinilai dalam survei tersebut meliputi beberapa nilai, yaitu visioner, intelektualitas, kemampuan memerintah governability, kemampuan politik, komunikasi politik, dan kepemimpinan (leadership). 

"Hasil Survei menunjukkan kapabilitas pasangan Willem Wandik-Aloysius Giyai unggul dibandingkan para pesaingnya, yaitu dengan skor 89,2%. Posisi berikutnya ditempati pasangan Natalis Tabuni-Titus Natkime dengan skor 51,7%, pasangan Meki Nawipa-Denas Geley dengan skor 49,2%, dan  pasangan John Wempi Wetipo-Ausilius Youw dengan skor 47,6%," kata Bagas. 

Hasil survei juga menemukan bahwa warga Papua Tengah memiliki pertimbangan dalam menentukan pilihan terhadap pasangan calon kepala daerahnya. Bagas menyatakan, sebanyak 81,3% mempertimbangkan rekam jejak dan pengalaman calon dalam memimpin, dan pencapaian konkret dalam memimpin atau bekerja di sektor publik. 

"Hasil survei dengan simulasi survei dengan pelaksanaan sistem noken, yakni noken big man dan noken gantung ditemukan bahwa sebanyak 52,8% publik Papua Tengah sudah mengetahui akan adanya Pilkada 2024. Sedangkan sebanyak 47,2% tidak dan belum tahu," kata Bagas.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement