Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Setahun Perang Gaza, Ini Kebohongan Zionis Israel Tentang Serangan 7 Oktober yang Telah Terungkap

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 10 Oktober 2024 |14:48 WIB
Setahun Perang Gaza, Ini Kebohongan Zionis Israel Tentang Serangan 7 Oktober yang Telah Terungkap
Tank Israel dihancurkan pejuang Hamas dalam serangan pada 7 OKtober 2023. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA – Serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 memicu perang yang berlangsung hingga saat ini di Gaza. Zionis, dengan memanfaatkan simpati dari dunia Barat di tengah laporan tentang kejahatan Hamas dalam serangan tersebut melancarkan kampanye pengeboman yang menargetkan warga sipil Palestina dan memicu genosida di Gaza.

Namun, nyatanya banyak tuduhan yang dibuat Israel dan sekutunya, terutama Amerika Serikat (AS) tentang serangan 7 Oktober tersebut adalah klaim yang salah dan telah terbantahkan. Berikut beberapa kebohongan Israel terkait serangan yang oleh Hamas diberi tajuk Operasi Badai Al Aqsa itu, sebagaimana dilansir Sputnik:

Jumlah Korban Tewas Serangan 7 Oktober: Siapa yang Membunuh Siapa?

Sekira 1.195 warga Israel dan warga negara asing tewas dalam serangan 7 Oktober, dengan 815 di antanya warga sipil. Sebanyak 251 orang dijadikan sandera dan dibawa ke Gaza sebagai alat negosiasi dan pertukaran sandera.

Media melaporkan bahwa dalam serangan tersebut Hamas melakukan eksekusi yang cepat dan luas terhadap warga sipil dan tentara Israel, yang digambarkan sebagai tindakan keji dan biadab. Namun, belakangan penyelidikan pada Juni mengungkapkan bahwa militer Israel “dalam beberapa insiden” menembaki dan membunuh warga dan tentaranya sendiri pada 7-9 Oktober 2023.   

Pada bulan yang sama, sebuah laporan PBB mengungkapkan bahwa setidaknya 14 warga sipil Israel kemungkinan dibunuh dengan sengaja oleh pihak mereka sendiri pada 7 Oktober ketika IDF menerapkan apa yang disebut Doktrin Hannibal – sebuah perintah kontroversial yang menginstruksikan personel militer untuk melenyapkan rekan-rekan mereka sendiri untuk mencegah mereka ditangkap.

Pada April, militer Israel mengakui secara terbuka bahwa seorang sandera tewas akibat tembakan helikopter Israel pada tanggal 7 Oktober saat Hamas berupaya menyanderanya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement