JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pelantikan Presiden-Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober mendatang tak ada gangguan.
“Saya kira tidak ada permasalahan ya. Kita sudah sampai perkembangan terakhir. Jadi kekuatan-kekuatan sudah kita baca hampir tidak ada (potensi gangguan-red),” kata Maruli Simanjuntak kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/10/2024).
Maruli menjelaskan, TNI AD akan melakukan pengamanan saat acara pelantikan di Gedung MPR-DPR RI. Tak hanya itu, Anggota TNI juga akan disiapkan di kawasan Istana.
“Jadi kita hanya mempersiapkan pengamanan yang rutin saja, tidak ada hal-hal yang terlalu menonjol kira-kira. Mudah-mudahan bisa lancar nanti. Nanti dilantik DPR datang ke Istana, nanti presiden yang sudah menyelesaikan masa tugasnya kembali ya kita amankan itu aja supaya keamanan tertib, nah itu juga yang kita bantu," ujarnya.
Sebagai informasi pelantikan Presiden dan Wapres terpilih, Prabowo-Gibran akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2024 mendatang.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri pelantikan presiden terpilih Prabowo Subianto di DPR pada 20 Oktober 2024.
"Insya Allah datang. Jadi Pak Presiden memang sejak awal sudah mengatakan akan datang di pelantikan. So pasti lah Pak Presiden hadir di pelantikan nanti 20 Oktober," kata Pratikno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (8/10/2024).
"Jadi hadir di DPR, hadir di DPR," tegasnya.
Pratikno menjelaskan secara aturan kenegaraan tidak ada kewajiban bagi Jokowi untuk menghadiri pelantikan Prabowo di DPR. Namun, kehadiran presiden pada pelantikan presiden terpilih telah dilakukan pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).