LANGKAT - Kronologi tragis santri bakar pengurus Ponpes di Langkat Sumut gara-gara sering dibully, akan diulas lengkap dalam artikel ini. Pelaku FAZ ditangkap setelah melakukan aksi pembakaran terhadap Adab Aulia Rizki (19).
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, mengungkapkan kronologi lengkap peristiwa sadis tersebut kepada awak media.
Kasus ini terungkap setelah FAZ meminta seorang santri junior untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Meskipun awalnya ia beralasan bukan untuk membakar korban, ternyata BBM tersebut digunakan untuk melancarkan aksinya.
“Dua hari sebelum kejadian, FAZ meminta tolong santri junior membeli Pertalite, tetapi dia tidak menjelaskan bahwa itu akan digunakan untuk membakar korban,”sambungnya.
Dia melanjutkan, pelaku menyimpan BBM tersebut dan menunggu momen yang tepat saat ia bertugas piket jaga malam. Ketika melihat korban tertidur di kamar masjid, FAZ mengambil karpet, menyiramkannya dengan Pertalite, lalu menyulutnya dengan korek gas.
“Pelaku melihat korban sedang tertidur, menyiramkan Pertalite ke karpet dan memasukkannya ke dalam kamar korban, lalu membakar dengan korek gas,” ujar David.
Setelah membakar korban, FAZ berpura-pura memberi tahu santri lain bahwa terjadi kebakaran, dengan memecahkan kaca dan mendobrak pintu untuk “menyelamatkan” korban.