Bendera rezim Assad, yang selama beberapa dekade berkibar di Suriah, kini telah menjadi sejarah. Bendera ini pernah menjadi simbol kekuasaan rezim yang otoriter, dengan desain garis merah, putih, dan hitam, serta dua bintang hijau yang melambangkan persatuan Arab dan nilai-nilai Partai Baath.
Garis merah merepresentasikan pengorbanan demi pembebasan Arab, garis putih mencerminkan harapan akan perdamaian dan masa depan yang cerah, sementara garis hitam mengingatkan pada era penjajahan dan perjuangan berat yang dialami. Dua bintang hijau pada bendera tersebut awalnya mewakili persatuan Mesir dan Suriah dalam Republik Arab Bersatu, namun kemudian beralih menjadi simbol cita-cita dari ideologi Pan-Arab yang lebih luas.
Bagi rakyat Suriah, bendera ini merupakan simbol dari penindasan, kekerasan, dan pemerintahan otoriter yang kejam di bawah kekuasaan keluarga Assad. Suriah menjalani masa penindasan selama puluhan tahun di bawah bendera rezim Assad. Perang Saudara yang terjadi meninggalkan jejak mendalam berupa pelanggaran hak asasi manusia, penderitaan rakyat, kehancuran besar-besaran, dan menciptakan krisis pengungsi terbesar dalam sejarah modern.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.